Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Sejarah Musik Klasik dan Manfaatnya!

Mengenal-Sejarah-Musik-Klasik-dan-Manfaatnya

Musik klasik pernah populer di zamannya. Saking populernya, banyak yang mendambakan menjadi pemain musik terkenal dengan membeli alat musiknya di toko jual gitar berkualitas dan terpercaya. Namun, untuk saat ini, sudah sangat jarang sekali memang yang mendengar musik klasik akibat menjamurnya musik baru seperti rock, pop, dan jenis musik lainnya. Meski begitu, tetap saja mendengarkan musik klasik dapat membantu menenangkan pikiran loh karena itulah tidak ada salahnya untuk didengarkan.

Lantas, bagaimana sebenarnya sejarah dibalik kemunculan musik klasik? Dan apa saja manfaat yang diberikan jika rutin mendengar genre musik satu ini?

Sejarah Musik Klasik

Melansir kumparan.com, di awal abad ke-2 SM terdapat musik beraliran tertentu di daerah Babilon dan Mesir. Dengan pengaruh dari kedua negara ini, akhirnya muncul musik Hibrani yang seiring berjalannya waktu berkembang menjadi musik gereja. Setelah menjadi musik gereja, akhirnya musik satu ini berubah penyebutannya menjadi musik klasik dan semakin populer di kalangan masyarakat, terutama masyarakat Eropa.

Banyak masyarakat Eropa yang memainkan musik ini dan bahkan di abad ke-16 musik klasik di Eropa terbagi menjadi dua kategori, yakni musik populer dan musik non barat. Di mana, perbedaan mendasar dari kedua kategori ini terletak pada notasinya.

Notasi musik barat seringkali digunakan oleh para komponis untuk memberi petunjuk pada pemain musik terkait dengan ritme individual, metrum, kecepatan, tinggi nada, dan pembawaan tepat suatu gubahan musik. Tujuannya adalah untuk membatasi supaya tidak ada praktik improvisasi dan ornamentasi ad libitum, yang mana ini seringkali didengar dari musik non Eropa.

Terdapat beberapa jenis musik klasik yang populer di zamannya, seperti:

  • Notasi gregorian tahun 590
  • Musik organum tahun 1150-1400
  • Musik discant tahun 1400-1600
  • Basso ostinato tahun 1600
  • Musik polifoni era barok tahun 1600-1750
  • Musik homofon era klasik tahun 1750-1825
  • Musik klasik era romantika tahun 1820-1910
  • Musik klasik modern tahun 1910-sekarang

Manfaat Musik Klasik

Ada banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh jika rutin mendengar musik klasik, misalnya:

1. Hilangkan stres

Menurut penelitian yang dikutip dari merdeka.com, musik klasik bisa dijadikan sebagai teknik relaksasi yang dapat membuat detak jantung melambat dan menghilangkan perasaan stres yang dirasakan dengan menurunkan laju pernapasan serta tekanan emosional. Tak hanya itu, jenis musik ini pun dapat membantu mengurangi kecemasan dan menurunkan kadar kortisol tubuh.

2. Tidur lebih mudah

Suka susah tidur? Dengarkan musik klasik! Pasalnya, musik ini dapat membantu tidur menjadi lebih mudah. Bahkan, sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal of Advanced Nursing menemukan siswa dengan gangguan tidur bisa tidur lebih nyenyak saat mendengar musik klasik.

3. Turunkan tekanan darah

Bahkan, musik klasik pun dapat membantu menurunkan tekanan darah pendengarnya. Ini terjadi karena musik klasik memberikan efek tenang sehingga ketika didengar membuat tekanan darah menjadi turun.

Itu dia sejarah singkat musik klasik dan beberapa manfaat yang diberikannya. Gimana, apakah kamu suka mendengar musik klasik?

Posting Komentar untuk "Mengenal Sejarah Musik Klasik dan Manfaatnya!"